Wednesday, 16 April 2014

PELUANG LULUSAN SMK DI DUNIA KERJA



A.           

MAKALAH
PELUANG LULUSAN SMK DI DUNIA KERJA






OLEH
SAPTO WICAKSONO, ST
NIP 197602062009031003





SMK NEGERI NGRAHO
JALAN RAYA 613 NGRAHO, BOJONEGORO
2013


DAFTAR ISI


Halaman Judul                                                                                                                    
Daftar Isi                                                                                                                            
Lembar Pengesahan                                                                                                          
Pendahuluan                                                                                                                       
Profil lulusan SMK                                                                                                            
Mengapa sulit bersaing di dunia kerja                                                                             
Penutup                                                                                                                              
Ketrampilan  yang harus dikuasai                                                                                   
Daftar pustaka                                                                                                                  
 




    PENDAHULUAN
Perkembangan industri di Indonesia tidak seimbang dengan pencari kerja yang tiap tahun selalu bertambah prosentasenya. Menurut data pencari kerja di Jawa Timur pada tahun 2013 sudah mencapai 819.958 orang dengan rincian lulusan SI sebesar 12,74 %, lulusan SMA  33,55 %,  lulusan SMK 17,06 %, lulusan SMP  36,65 % . Data Nasional lulusan SMK menyumbang angka pengangguran sebesar 13 %.
Sebenarnya pada tahun 2013 ada sekitar 5,47 % lowongan yang tidak terisi, hal itu disebabkan oleh ketidakcocokan lowongan dengan harapan dan keterampilan serta kualifikasi pencari kerja, tidak sampainya informasi ke pencari kerja atau habisnya batas waktu pemenuhan lowongan dan ketidakcocokan jenis/lokasi pekerjaan dengan harapan pencari kerja serta dampak pengetatan / moratorium serta kondisi perekonomian secara makro.
Kompetensi para pencari kerja terutama lulusan SMK belum dapat diandalkan. Hal itu dapat terjadi karena selama ini masih ada anggapan kalau lulusan SMK itu yang penting bisa lulus. Jadi tidak mempunyai skill tambahan. Sebagai contoh misalkan lulusan SMK jurusan Otomotif, anak tersebut sudah merasa cukup kalau sudah menguasai Otomotif. Padahal sekarang ini banyak perusahaan yang menuntut karyawannya untuk menguasai berbagai bidang keahlian. Anak lulusan Otomotif yang dapat bahasa Inggris dapat menguasai IT tentu lebih tinggi nilai jualnya daripada anak lulusan Otomotif yang hanya menguasai bidang otomotif saja. Begitu juga dengan jurusan – jurusan yang lain.
Oleh sebab itu janganlah cepat puas dengan hanya menguasai satu bidang keahlian saja. Jadilah lulusan yang multi talenta, dengan menguasai berbagai bidang ilmu / keahlian maka nilai jual lulusan tersebut di perusahaan akan semakin tinggi. Di samping itu juga mempunyai sikap dan nilai – nilai luhur yang harus tetap ditanamkan.
B.                 PROFIL LULUSAN SMK
Lulusan SMK diharapkan dapat menjawab kebutuhan pasar terhadap tanaga kerja di Indonesia ternyata juga masih belum dapat diharapkan, menurut data Republika.com “ hanya sekitar 40 % lulusan SMK yang lulus langsung dapat bekerja “ jadi tidak ada separoh dari jumlah lulusan SMK. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kompetensi yang dimiliki oleh lulusan yang menjadi standart perusahaan.
Perusahaan tentu mematok kompetensi standart yang tinggi bagi setiap calon tenaga kerja / karyawannya untuk meningkatkan produktifitasnya. Karena tuntutan perusahaan seperti itu maka sebagai sekolah vokasi yang bertujuan menyediakan tenaga kerja harus menyediakan lulusan yang mempunyai kompetensi yang dibutuhkan di pasar kerja.
Di abad sekarang ini pekerja tidak hanya dituntut untuk mempunyai kemampuan dalam bidang pekerjaannya saja, tetapi sudah harus memiliki kemampuan memiliki pemikiran yang terintegrasi, komunikator yang handal, cerdas emosional, mampu bekerja dalam tim dan beretika.
                        Sekolah SMK diharapkan dapat mengintegritas kedua komponen tersebut, yaitu setiap lulusan sudah mempunyai kemampuan hard skill dan soft skill. Hard skills merupakan persyaratan minimal bagi seseorang untuk memasuki bidang pekerjaan tertentu, sedangkan soft skills akan menentukan pengembangan diri dalam pekerjaan.
                        Oleh karenanya menjadi tantangan dunia pendidikan termasuk SMK untuk mengintegrasikan kedua macam komponen tersebut secara terpadu dan tidak berat sebelah agar mampu menyiapkan SDM utuh yang memiliki kemampuan bekerja dan berkembang di masa depan.
                        Paling tidak terdapat tiga aspek mendasar dalam mengintegrasikan soft skills dalam proses pendidikan/pembelajaran termasuk di SMK yaitu : (a) integrasi soft skills dalam pengembangan kurikulum, (b) integrasi soft skills dalam proses pembelajaran, dan (c) integrasi soft skillsls dalam iklim dan budaya sekolah. Melalui ketiga aspek tersebut diharapkan SMK mampu menghasilkan lulusan paripurna yang memiliki kemampuan utuh berupa hard skills yang terintegrasi dengan soft skills yang diperlukan dalam kehidupannya.

C.                MENGAPA SULIT BERSAING DI DUNIA KERJA
Di era globalisasi keberadaan SMK tentu juga sangat menguntungkan bagi dunia kerja / perusahaan. Dimana SMK sebagai sekolah penyedia tenaga kerja dan dunia kerja / perusahaan sebagai pengguna lulusan dari sekolah. Sekolah mempunyai harapan setiap lulusan yang dihasilkan mampu diserap dunia kerja, begitu juga perusahaan juga berharap bisa menyerap tenaga terampil, handal  dan mempunyai sikap, mental. motivasi, kerjasama yang bagus dari dunia pendidikan.
Tetapi hal itu tidak sesuai dengan yang diharapkan, sekarang ini banyak perusahaan yang justru kebingungan untuk mencari tenaga kerja yang sesuai kualifikasinya. Perusahaan memang berhak memilih tenaga kerja yang handal dan sesuai kualifikasi yang ditetapkan perusahaan tersebut.
Dan sekarang ini masih banyak lulusan SMK yang tidak percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki sehingga pada waktu rekruitment perusahaan. Padahal perusahaan biasanya memilih tenaga kerja yang berani menjual dirinya dengan kemampuan yang  dimilikinya.
D.                KETRAMPILAN YANG HARUS DIKUASAI
Pendidikan tradisional yang menekankan bahwa dalam bekerja seseorang harus menguasai / memiliki pengetahuan ang tinggi tentang bidang pekerjaannya, sekarang tidak lagi mencukupi. Seseorang harus memiliki yang namanya kompetensi kerja yang meliputi : (1) Knowledge yaitu ilmu yang dimiliki individu dalam bidang pekerjaan tertentu. (2) Skill yaitu kemampuan unjuk kerja fisik dan mental. (3) Self concept yaitu sikap individu nilai – nilai yang dianut serta citra diri. (4) Traits yaitu sikap respon yang konsisten atas situasi atau informasi tertentu dan ( 5 ) Motives yaitu pemikiran atau niat dasar yang mendorong individu untuk bentindak dan berperilaku tertentu.
Skill dan knowledge sering disebut hard skill, sedangkan self concept, traits dan motives disebut soft skill. Berikut urutan kompetensi utama yang dibutuhkan oleh industri adalah Jujur, Disipilin, Komunikasi, Kerja sama dan Penguasaan Bidang Studi.  Dilihat dari urutan tersebut jelas bahwa teryata hard skill menjadi urutan paling akhir, menjadi tidak bermakna apabila tenaga kerja mempunyai hard skill yang bagus tetapi soft skillnya buruk. Hal ini dapat dilihat di iklan – iklan perusahaan yang banyak mensyaratkan kemampuan soft skill seperti team work, komunikasi, interpersonal relationship dalam rekruitmen karyawannya.
E.     PENUTUP
Sekarang semakin jelas bahwa untuk bersaing di dunia industri hard skill saja sekarang ini tidak cukup, harus didukung dengan soft skill. Dengan soft skill yang bagus dengan sendirinya akan meningkatkan kemampuan kompetensi yang lain. Di sekolah kompetensi soft skill sudah ditanamkan melalui pendidikan karakter yang terintegrasi di dalam kurikulum 2013. Semoga dengan menjalankan pendidikan karakter ini akan menghasilkan lulusan yang dapat bersaing di dunia kerja.


















1 comment: